Post Anyar

6/recent/ticker-posts

Perlukah BBM Oktan Tinggi?

Sering anda mendengar istilah RON saat mengisi bensin. RON adalah kependekan dari Research Octane Number, adalah suatu bilangan yang menentukan daya tahan BBM terhadapt detonasi atau pre Ignition.Makin tinggi angkanya makin tahan terhadap detonasi dan biasanya harganya makin mahal. Biasanya kategori RON 100 keatas sudah termasuk sebagai race fuel atau bensin balap. Bensol alias avgas yang sering dipakai oleh komunitas balap biasanya beroktan 104 atau 105 namun tidak disarankan dipakai harian selain krn hrgnya mahal,bensol, mengandung timbal yang bisa merusak katalitik konverter dan oksigen sensor di mobil motor modern. 
Nah masalahnya perlukah BBM beroktan tinggi, baru baru ini pertamina melepas Pertamax Turbo yang memiliki RON98,tertinggi dipasaran untuk konsumsi umum, diluar pertamax racing yg oktan 100 tapi harganya jauh lebih mahal. Berapa sering anda mendengar omongan orang TIDAK PERLU OKTAN TINGGI NANTI PANAS MESINNYA . benarkan demikian ? Kadang orang berpendapat tanpa mengetahui betul mengenai mesin , pembakaran dan pengapian akhirnya malah menyesatkan banyak orang . pendapat tersebut bisa benar bisa salah,dan jika membicarakan mengenai bbm pertamax turbo pendapat tersebut salah . Namun jika berbicara mengenai race fuel yg mengandung oksigen atau oxygenated maka pendapat tersebut bisa benar. Begini penjelasannya : 

Mesin bisa dianalogikan seperti pompa udara,makin besar udara dihisap makin besar tenaganya,tentu dengan campuran bbm yang pas. Rasio campuran bensin dan udara ini disebut AFR atau air fuel ratio - kadang juga disebut lamda oleh tuner. lamda 1 adalah afr 14.7 dimana campuran udara dan bensin 1:1 dan ini dipercaya sebagai mixture yg ideal dan ekonomis serta plg rendah emisi. Namun bukan yang ideal untuk POWER atau tenaga, tuner akan merubah rasio AFR menjadi lebih rich mendekati 13 atau lebih sesuai permintaan mesin dan derajat pengapian. Nah setingan yg terlalu kering atau lean dengan afr 14.7 atau lebih besar akan menyebabkan pembakaran makin panas dan suhu ruang bakar meningkat, makin digeber suhu makin panas. itu sebabnya anda tidak bisa mau irit tapi menggunakan bbm oktan rendah, kenapa krn dgn naiknya panas ruang bakar tanpa diiringin bbm oktan tinggi maka detonasi akan terjadi, detonasi itu pembunuh mesin no.1 - detonasi adalah ledakan yg terjadi sebelum BUSI menyala,ledakan tersebut tidak hanya sekali kadang bisa berkalikali menyebabkan suhu ruang bakar meningkat extrim sehingga bisa membuat piston berlubang, berubah bentuk atau macet, yg sering dibilang oleh anak motor 'Ngejim' sebenarnya adalah Piston Jammed alis macet .  Untuk mengihndari detonasi Oktan tinggi jelas perlu -

lalu kita bicara lagi soal KOMPRESI Mesin-makin tinggi kompresi mesin ,mesin anda akan makin efisien dan irit, karena tenaga lebih besar untuk cc mesin yg sama.Namun ada imbasnya,kompresi tinggi juga menyebabkan panas ruang bakar naik, kalau anda memompa ban,makin keras bannya makin panas tabung pompa anda karena kompresinya naik, sama dengan mesin anda. seperti penjelasan diatas maka ,MAKIN TINGGI KOMPRESI Makin Panas ruang bakar Makin butuh OKTAN TINGGI supaya mesin anda tidak detonasi dan powernya maksimal. Mesin mobil motor modern,terutama mobil, menggunakan knock sensor yang menggunakan frekwensi suara untuk 'mendengarkan' detonasi jika mendetect detonasi ECU akan memundurkan timing pengapian untuk menyelamatkan mesin , efeknya POWER TURUN dan BENSIN BOROS .  Efek kompresi tinggi makin signifikan jika mobil anda atau motor menggunakan TURBO atau SUPERCHARGER seperti mobil2 modern sekarang yg ccnya makin kecil tp tenaga besar karena menggunakan turbo untuk efisiensi tapi tetap bertenaga. turbo atau sc akan memaksakan volume udara yang lebih besar dari kapasitas ruang bakar dan dimampatkan , sesuai analogi pompa udara diatas,makin banyak udara makin besar power, maka mesin dengan turbo dengan udara dimampatkan menghasilkan tenaga jauh lebih besar dari kapasitas mesinnya.Namun sama seperti prinsip kompresi diatas, seperti pompa ban, makin besar tekanan turbonya makin PANAS ruang bakar, sehingga meminimalisir udara masuk intake supaya dingin DAN menggunakan BBM Oktan tinggi adalah syarat utama untuk mendapat manfaat maksimal efisiensi dan power maksimal mesin forced induction baik turbo atau supercharger .

Dari Penjelasan diatas jelas bahwa BBM Oktan tinggi TIDAK menyebabkan panas mesin naik, hanya BELUM TENTU PERLU, karena efek panas bukan dikarenakan BBM oktan tinggi,tapi lebih kepada efek fuel mixture terlalu lean, pengapian terlalu agresif atau kompresi terlalu tinggi sehingga terjadi detonasi. Jadi perhatikan rekomendasi pabrik kendaraan anda. menggunakan OKTAN TERLALU TINGGI Tidak menyebabkan panas mesin naik hanya belum tentu perlu.Nah jika menggunakan racefuel yg mengandung oksigen ,maka tanpa disertai tuningan khusus maka Kadang AFR menjadi terlalu kering karena campuran o2 yg banyak,ini menyebabkan suhu ruang bakar naik, pada mesin modern mungkin tdk terlalu msalah karena sistem ECU bisa mengkompensasi kekurangan ini, Namun pada mesin konvensional perlu TUNER yang paham sehingga Tuner bisa merubah AFR menjadi lebih rich dan aman untuk mesin lalu memajukan pengapian sehingga bisa memaksimalkan power mesin memanfaatkan RON tinggi dan kandungan o2 didlm BBM tersebut.  Mau pake oktan tinggi seperti Pertamax Turbo ? monggo, mesin malah aman sentosa. Kalau mesin anda berturbo atau supercharged, sebaiknya pakai . Kalau mesin anda sudah dioprek , naik kompresi , bore up , pastikan menTUNE ulang AFR menggunakan piggyback dan memaksimalkan mesin diatas mesin Dyno . 

Sumber: Sportisimotorsport

Post a Comment

0 Comments